Berita Perusahaan
Rumah / Berita / Berita Perusahaan / Ikhtisar Motor Listrik untuk Kendaraan Listrik?
Buletin
HUBUNGI KAMI

Jangan ragu untuk mengirim pesan

+86 13806662915 KIRIM PESAN

Ikhtisar Motor Listrik untuk Kendaraan Listrik?

Motor magnet permanen dibagi menjadi dua kategori: motor sikat dan motor tanpa sikat. Motor sikat dan motor tanpa sikat. Motor brushed dan brushless merupakan motor DC yang berputar terus menerus dengan atau tanpa sikat listrik, mengandalkan tolakan polaritas yang sama dan gaya tarik polaritas yang berlawanan antara medan magnet rotor dan medan magnet stator. Arus dalam paket kawat harus diubah dengan benar, jika tidak maka akan tersedot dan tidak dapat berputar. Motor sikat secara otomatis dilengkapi dengan kombinasi komutator (nama ilmiah: komutator) dan sikat listrik, yang dipasang di dalam motor.

Umumnya, sikat motor yang disikat harus diganti setelah sekitar 2000 jam dipakai. Motor hub roda biasa dan motor kolom (juga dikenal sebagai motor yang dipasang di tengah) memerlukan personel perawatan profesional untuk menggantinya, sedangkan motor seri yang bersemangat dapat diganti sendiri oleh pengguna biasa. Keausan sikat listrik juga berkaitan dengan besarnya arus dan kandungan perak pada sikat tersebut. Motor bersemangat seri yang digunakan pada angkutan roda tiga memiliki arus yang tinggi dan umur kurang dari 2000 jam. Perlu diganti dalam beberapa bulan, dan harganya sangat bervariasi tergantung pada kandungan perak pada sikat karbon Motor yang disikat hanya memiliki dua sambungan eksternal, dan motor sikat magnet permanen dapat mengubah arah putarannya dengan menukar sambungan; Motor tereksitasi seri tidak memiliki magnet permanen, dan rotor serta statornya berliku. Medan magnet stator juga disebut medan magnet eksitasi, dan setiap belitan bersifat independen. Bila digunakan secara seri disebut motor tereksitasi seri. Meskipun motor tereksitasi seri juga memiliki dua kabel untuk sambungan eksternal, tidak seperti motor sikat magnet permanen, yang dapat mengubah arah putaran dengan menukar kabel, hanya sepasang belitan rotor (sepasang kabel) atau belitan stator (sepasang kabel) yang dapat ditukar. Seperti namanya, motor brushless tidak memiliki sikat di dalam motornya. Konversi arus belitan dilakukan oleh pengontrol kecepatan tanpa sikat eksternal (selanjutnya disebut pengontrol tanpa sikat). Namun, motor tanpa sikat harus menyediakan posisi rotor untuk pengontrol tanpa sikat. Motor brushless yang umum digunakan memiliki 8 lead, 3 diantaranya berwarna kuning tebal, hijau tebal, dan biru tebal yang merupakan lead lilitan, dan 5 sisanya merupakan lead sensor posisi rotor. Merah halus umumnya positif 5V, hitam halus adalah kutub negatif 5V dan terminal umum sinyal, dan kuning halus, hijau halus, dan biru halus adalah tiga kabel sinyal posisi rotor. Pengontrol tanpa sikat mengandalkan sinyal yang diberikannya untuk mengubah arah arus belitan. Ada dua jenis motor brushless untuk kendaraan listrik: 60 derajat dan 120 derajat, yang tidak bisa dilihat dari tampilannya. Ada juga pengontrol tanpa sikat 60 derajat dan 120 derajat, dan motor serta pengontrol harus dicocokkan. Ada 36 metode sambungan untuk 8 kabel antara motor tanpa sikat dan pengontrol tanpa sikat: hanya dua dari sambungan 60 derajat yang benar, satu untuk putaran maju dan satu untuk putaran terbalik; Terdapat 6 sudut positif, 3 sudut positif, dan 3 sudut negatif pada 120 derajat. Akibat derajat yang tidak sesuai atau pengkabelan yang salah adalah: tidak ada putaran, putaran lemah, getaran, arus beban ringan yang tinggi, dll. Kerusakan serius dapat terjadi pada sensor posisi rotor Hall di dalam pengontrol atau motor.